Selasa, 26 Juli 2011

The Cranberries live di jakarta

"In your head, in your head, zombie, zombie, zombie…", ribuan penonton melantun bersama. Semilir angin malam yang terasa mengigit tulang menyertai refrain lagu "Zombie" yang dinyanyikan The Cranberries. Grup rock asal Irlandia yang dimotori oleh Dolores O'Riordan (vokal), Noel Hogan (gitar), Mike Hogan (bass), dan Fergal Lawler (drum) itu menjadi magnet pada Sabtu (23/7) malam itu. Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, padat hingga Ahad (24/7) dini hari.

Penampilan Dolores dan kawan-kawannya itu menjadi istimewa di perhelatan Java Rockin'Land 2011. Konsernya di Jakarta kali ini menjadi buah dari ikhtiar mereka setelah berpisah enam tahun. Konser Cranberries di Jakarta malam itu menjadi rangkaian tur reunifikasi Cranberries di daratan Asia.
"Zombie" hanyalah satu dari 19 lagu yang dilantunkan oleh personel Cranberries di atas Gudang Garam Intermusic Stage-salah satu panggung utama pada pergelaran Java Rockin'Land 2011. Sambutan yang begitu bergemuruh dari para penonton terhadap lagu "Zombie'' ini bisa dimaklumi.

 Lagu dari album kedua Cranberries, "No Need to Argue" (1994), ini adalah salah satu single yang telah melambungkan nama mereka. Mereka dikenal melampaui batas negaranya sebagai pengusung aliran rock alternatif.Meski liriknya berisi refleksi terhadap perang yang melanda Irlandia pada abad ke-20, namun para penggemar Cranberries tak pernah galau untuk melantunkan "Zombie". "Zombie" di sini dapat diartikan sebagai hujatan terhadap para pelaku dari peristiwa bersejarah di negara mereka, The Troubles. The Troubles merupakan periode konflik etnopolitik yang terjadi di Irlandia Utara sejak 1969 dan baru berakhir setelah 29 tahun kemudian.

Saat melantunkan "Zombie", Dolores juga mempertontonkan kepiawaiannya memainkan gitar. Ia tak alpa untuk berjingkrak-jingkrak dan mengitari panggung. Meski tak muda lagi, vokalis kelahiran 6 September 1971 itu tetap terlihat powerfull untuk menghibur penggemarnya di Jakarta.
Untuk konsernya kali ini, ada sedikit hal yang berbeda dari aksi panggung Cranberries, khususnya Dolores.

Pada era 1990-an,-ketika lagu "Zombie" itu tengah booming-perempuan bernama lengkap Dolores Mary Eileen O'Riordan ini lebih percaya diri dengan penampilan rambut cepak dan warna rambutnya yang dicat kekuningan. Tapi, dalam konser reunifikasinya kali ini, rambut Dolores sudah terlihat berbeda. Rambutnya terlihat sedikit memanjang sampai batas leher dengan warna hitam. Sedangkan ciri khas lainnya, seperti sepatu boot, masih tetap ia kenakan ketika tampil di atas panggung.

Menyaksikan Cranberries, rasanya wajar jika perhatian lebih banyak tertuju pada sosok Dolores. Selain satu-satunya perempuan, karakter vokal Dolores juga menjadi ciri khas yang unik dari Cranberries. Saat melantunkan single "Salvation", ia juga menyita perhatian ketika mengenakan topi ala suku Indian. Ia berlari ke setiap sudut panggung sambil mengajak penonton terus bernyanyi bersama.

Cranberries juga menyuguhkan semua lagu hits mereka yang termaktub di lima album terdahulunya. Ada "Linger" yang menjadi single hits dari debut album mereka, "Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We?".Lalu, ada juga "Ode to My Family", "I Can't Be With You", "Ridiculous Thoughts", dan "Dreaming My Dreams" dari album kedua. Ada pula "Salvation", "Free to Decide", "Analyse", "Animal Instinct", "Promises", serta sebuah lagu berjudul "Tomorrow" dari album terbaru Cranberries, "Roses".

Daya tarik pertunjukan hari kedua Java Rockin'Land tahun ini juga datang dari penampilan eks vokalis grup band Live, Ed Kowalczyk, dan Neon Trees. Pada hari terakhirnya, Java Rockin'Land menghadirkan Helloween dan Good Charlotte di panggung utama.
video
aku hanya bisa menangis karena knapa hanya hadir di ibu kota,apakah kota pahlawan ngak pantas untuk di singahi,kpn promotor menghadirkanya di kota pahlawan???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar